Apr 09 2008

Knowledge Belong The World

Published by kangbas at 00:00 under Opini

Belajar bersama

Pengetahuan untuk dunia. Knowledge Belong The World.
Adalah suatu kalimat yang diucapkan oleh seorang teman baru saya. Terlontar pada obrolan ngalor-ngidul di suatu malam. Meskipun sebenarnya secara konsep bukanlah merupakan hal yang baru, namun kalimat itu kembali menghentak nurani.

Pada hakikatnya pengetahuan atau knowledge merupakan suatu anugerah bagi manusia. Manusia dianugerahi otak, akal dan pikiran. Dengan modal yang dipinjami oleh Tuhan inilah manusia mengembangkan pengetahuan. Praktis dalam hal ini Tuhan ikut memiliki “saham” dalam pengetahuan, meski sebenarnya pengetahuan itu sendiri pada hakikatnya milik Tuhan.

Lalu apakah masih pantas bagi sesosok manusia untuk meng klaim bahwa suatu pengetahuan adalah milik dirinya sendiri? Milik sekelompok orang? Dengan absolut membubuhkan cap COPYRIGHT atas pengetahuan itu? Iya, memang, adalah pantas bagi sesorang untuk mendapat “imbalan” atas jerih payahnya dalam menggali pengetahuan. Mungkin pantas baginya untuk menarik beberapa keping uang sebagai biaya atas transfer pengetahuan yang digalinya.

Tapi, ingatkah manusia, berapa lembar uang yang telah dia bayar kepada Tuhan, untuk modal dasar yang telah diberikanNya? Berapa harga otak yang seharusnya kita bayar? Kalau kita mau adil, tentu kita harus berbagi keuntungan dari “perdagangan” pengetahuan yang kita dapatkan kepada pemilik modal, yaitu Tuhan.

Namun, Tuhan Maha Kaya. Amat sangat kaya. Tuhan tidak akan pernah miskin meskipun kita ngemplang tidak berbagi keuntungan denganNya. Tuhan Amat Arif, membiarkan kita kaya dengan modal yang diberikannya.

Lalu balasan apakah yang pantas dan selayaknya kita lakukan, untuk membayar Tuhan Yang Maha Kaya? Mudah saja. Berbagilah pengetahuan yang kita dapatkan secara gratis dari Tuhan. Bagikanlah pengetahuan kita kepada semua orang, dengan harga sangat murah atau bahkan gratis. Seperti murahnya dan gratisnya Tuhan memberi modal pengetahuan kepada kita.

4 Responses to “Knowledge Belong The World”

  1. Noonathomeon 28 May 2008 at 13:58

    Setuju! Ilmu itu barangkali cuma numpang lewat atau numpang singgah, jadi emang harus diteruskan jalannya. Kaya burung migrasi aja, kalau jalur diputus habislah ilmu itu.

  2. sastroon 16 Jun 2008 at 10:28

    hoooooiiii ndaaaaa

  3. wandion 24 Jul 2008 at 20:46

    Apa-apaan nih? Hehehehe…

  4. pianon 14 Mar 2011 at 17:29

    , berbagi walau sedikit yang kita punya, hehehe

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply